selamat datang PENGUSAHA!!....... didalam situs ini sudah ada 8 labels yang anda dapat pelajari, yakni; BIOGRAFI, BUSINESS PLAN, INFO, KATA-KATA MOTIVASI dan INSPIRASI, PELUANG USAHA, PERJALANAN USAHA,STRATEGI PEMASARAN, DAN TIPS USAHA!!, selamat menikmati.................... MAN JADDA WA JADDA!!

STRATEGI ACER MERAJAI PASAR LAPTOP DI DUNIA


Papan reklame raksasa di jalan Sudirman Jakarta terpampang seorang gadis cantik memangku notebook duduk di atas angka 1 yang bejajar tiga. Di bawah angka itu tertulis 2005, 2006 dan Q-3 2007. Pesan yang ingin disampaikan adalah bahwa dalam tiga tahun terakhir Acer merajai pasar komputer jinjing. Pesan tersebut dibenarkan oleh Helmy Anam, Manajer Komunikasi Pemasaran PT Acer Indonesia bahwa Acer menjadi nomor satu di Indonesia untuk produk notebook. Bahkan pada Q-3 (kuartal III) 2007 pasar Personal Computer (PC) untuk keseluruhan (desktop, notebook, dan server) menjadi nomor satu. Husen Halim, Manajer Produk Senior Consumer Acer mengakui bahwa keberhasilan Acer menjadi pemuncak pasar PC di Indonesia lebih ditunjang oleh produk notebook pada saat desktop juga mengalami pertumbuhan signifikan. Prestasi yang dibukukan Acer tergolong fenomenal. Sebelumnya vendor Teknologi Informasi asal Taiwan ini bukanlah pemain yang diperhitungkan dalam persaingan bisnis notebook di tanah air. Para pemain yang terlebih dahulu masuk pasar adalah merek-merek beken seperti Toshiba, HP/Compaq dan IBM/Lenovo.
Prestasi ini tidak mudah diraih. Upaya pemasaran perusahaan yang secara resmi masuk ke Indonesia tahun 1998 ini dijalankan dengan lebih intensif. Acer gencar menggelar program promo termasuk beriklan di media cetak. Berbagai program promosi digelar seperti “Tabrak Rejeki” dan “Gila-Gilaan” tahun 2006, setiap hari memberikan hadiah uang tunai Rp. 10 juta dan grand prize New Toyota Camry untuk setiap pembelian satu unit prodek Acer. Bahkan perusahaan yang dikembangkan oleh Stan Shih tahun 1976 ini menawarkan program asuransi bagi penggunanya yakni All Risk Protection Program bekerja sama dengan asuransi kelas dunia Allianz. Program komunikasi pemasaran Acer ini sangat terencana dan terarah melalui metode ATL (above the line) maupun BTL (below the line) dan dijalankan simultan dan gencar.

Indonesia merupakan pasar yang sangat potensial dan tengah mengalami pertumbuhan amat pesat. Tahun 2007 pasar notebook lebih dari 400 ribu unit dengan pertumbuhan di atas 20% sedangkan pasar PC secara keseluruhan mencapai 1.7 juta unit. Karena itu Acer tidak ragu berinvestasi di Indonesia baik dalam hal merek maupun pengembangan jaringan.

Dalam mengembangkan merek, Acer tidak ragu menggelontorkan dana cukup besar untuk mengomunikasikan mereknya di berbagai media. Sejauh ini komunikasi disesuaikan dengan karakter konsumen Indonesia. Materi promosi seluruhnya dikerjakan di Indonesia mulai dari pemilihan agency, model iklan hingga desain. Media cetak dan media luar menjadi pilihan utama untuk berkomunikasi. Media elektronik seperti Televisi komersial tidak cocok untuk produk ini. Itu sebabnya promosi Acer pada setiap negara akan berbeda-beda di mana produk Acer beroperasi. Pendekaan lokal ini dilakukan karena Acer percaya bahwa orang lokal jauh lebih mengerti karakteristik pasar negaranya.
Langkah Acer tersebut ternyata disambut pasar dengan baik. Pesan yang ingin disampaikan kepada konsumen dapat diterima dengan baik pula. Oleh karena itu tidak salah jika Acer diterima sebagai multinational brand.

Selain strategi branding di atas, faktor lain yang membuat Acer melejit adalah konsep “Channel Business Model”. Dengan konsep ini Acer mendukung kerja sama dengan mitra dan pemasok dengan berbasis pada Supply Chain Management, riset, dan pengembangan. Hal ini disadari sepenuhnya oleh manajemen Acer karena PC merupakan produk teknologi yang pergerakannya sangat cepat. Berbicara prosesor saja, hampir setiap bulan Intel mengeluarkan prosesor baru oleh karenanya Acer langsung merespon dengan meluncurkan produk baru juga. Oleh sebab itu Acer sering disebut sebagai refresh technology. Acer hampir selalu menjadi vendor yang mengadopsi teknologi terkini yang dikeluarkan oleh Intel khususnya untuk seri Asphire yang ditujukan untuk konsumen perorangan. Dampaknya, life cycle produk menjadi sangat pendek. Sedangkan seri Travel Mate yang ditujukan untuk konsumen bisnis daur hidupnya jauh lebih panjang mengingat untuk masuk ke pasar korporat dibutuhkan waktu yang relatif lebih lama.

Selain teknologi, Acer sangat memperhatikan desain. Hampir semua produknya dibuat sangat fungsional dan user friendly dengan desain khusus yang disebut Folio Design. Desain Acer juga memadukan unsur seni dan disesuaikan dengan perkembangan masa kini.

Kecepatan Acer dalam meluncurkan produk dan desain baru tidak didasarkan pada kepentingan Acer semata. Semua produk dan desain yang diluncurkan melalui proses riset yang mendalam, yang melibatkan para tenaga ahli Acer di berbagai Negara dan konsumen pun turut dilibatkan. Karena itu daya serap pasar terhadap Acer sangat tinggi karena sesuai dengan kebutuhan mereka. Riset yang dilakukan tidak pernah berhenti. Karena itu pula merek yang ketika awal masuk ke Indonesia dipasarkan oleh Metrodata ini memasang slogan citra (pernyataan positioning) “Acer Understands”, maksudnya Acer mengerti kebutuhan dan keinginan konsumen.

Dari sisi harga, Acer menawarkan haga yang affordable bagi konsumen. Bahkan dapat dikatakan produk Acer adalah produk yang paling murah tetapi value yang diperoleh konsumen sangat tinggi jika mengacu pada spesifikasi produk yang ditawarkan. Rentang harga yang ditawarkan sangat luas, mulai dari harga 5 jutaan hingga 20 jutaan untuk seri Ferrari. Oleh sebab itu Acer sangat fleksibel menetapkan margin karena memiliki banyak segmen. Acer selain menjual image juga menjual value.
Strategi harga yang affordable dan berlapis-lapis sangat tepat diterapkan di pasar Indonesia. Dalam penilaian Acer, harga yang terlalu murah untuk Laptop tidak cocok karena citranya cenderung rendah. Produsen Laptop yang menjual harga murah juga tidak terlalu baik dalam penjualannya.
Kunci sukses Acer lainnya adalah kemampuan mengembangkan jaringan. Dari waktu ke waktu Acer menambah channel pemasarannya. Acer tidak terlalu dalam mencampuri urusan pendistribusian dan penjualan. Untuk urusan ini Acer melakukan outsourcing kepada para mitranya. Semua gerai penjualan milik mitra kerja termasuk Acer Center. Service center Acer berada di mangga Dua Square sebagai satu-satunya Acer center yang dimiliki Acer. Dalam kondisi demikian, Acer cukup membina hubungan baik dengan channel-channel pemasarannya.

Dengan penguasaan pasar laptop yang demikian baik, Acer perlu waspada dengan gerak para kompetitornya. PT Hawlett-Packard Indonesia dan vendor lainnya tetap berambisi untuk menjadi nomor satu di Indonesia di pasar laptop. Berbagai strategi telah disiapkan dengan jurus-jurus baru. Jurus baru PT Hawlett-Packard Indonesia mengubah kampanye “Personal Again” menjadi “What do you have to say”. Jurus ini menegaskan Hawlett-Packard semakin mengedepankan pengalaman konsumen dengan produk HP. Mencermati situasi pasar demikian, maka kompetisi pasar laptop akan semakin ketat memasuki tahun 2008 ini. Oleh sebab itu Acer harus dapat menjaga dengan baik posisi pasarnya dengan terus melakukan inovasi dan pengembangan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar